Saturday, May 30, 2015

Sinopsis "Laku Lelaku Nglakoni Lelakon"

Nahhh kalo buknya udah terbit, pengen juga baca sinopsisnya kan? Nahhh....berikut ini sinopsisnya yaaaa :-) :-) 

Pikiran pertama saya saat saya menulis buku ini adalah memetakan filsafat ke dalam tulisan untuk memberikan penghormatan terakhir saya untuk salah seorang dosen saya yang mangkat pada 17 Februari 2014 yang lalu di Sleman. beliau adalah Prof. Dr. Damardjati Supadjar yang sempat mengajar saya filsafat di Universitas Wangsa Manggala pada awal-awal semester saat saya mengambil jurusan Psikologi di universitas tersebut.
Saya tidak mengenal dan tidak memahami filsafat pada awalnya sehingga saya harus mengulang mata kuliah ini untuk mendapatkan nilai B pada transkrip saya. Pertemuan pertama kali saya dengan filsafat adalah sesuatu yang membingungkan, sebuah rangkaian kata-kata kusut seperti benang yang terlepas dari ikatannya dan kita harus mengurainya satu per satu. Sejalan dengan waktu, saya mulai mengenal filsafat, walaupun tidak dapat dikategorikan sebagai bisa atau pintar pada bidang ini, tetapi selanjutnya, filsafat menjadi sesuatu yang menarik bagi saya. Apalagi setelah saya diperkenalkan oleh rekan kerja saya pada koleksi buku-bukunya yang merupakan karya Khalil Gibran. Saat itu, saya bekerja menjadi penyiar radio swasta di Kulon Progo. Dari buku-buku beliau ini, saya menjadi semakin tertarik dengan filsafat.
Pertemuan saya dengan Prof. Dr. Damardjati di kelas filsafat adalah sesuatu yang luar biasa bagi saya, dimana saya sudah mendengar nama beliau yang terkenal sebagai Guru Besar pada Fakultas Filsafat di Universitas Gadjah Mada, dan tentu saja nama beliau sering terdengar baik di media cetak maupun elektronik. Sebagai mahasiswa tingkat awal, tentu saja saya bangga dan ingin berbagi pengetahuan dengan beliau. Saat itu saya ingin bertanya mengenai tulisan-tulisan saya. Saat itu, saya berharap beliau akan memberikan komentar maupun kritik terhadap karya saya. Namun, komentar dan kritik itu tidak saya dapatkan dari beliau, beliau hanya berkata, “Tulislah sesuatu yang ilmiah.” Setelah diskusi singkat saya dengan Prof. Dr. Damardjati yang kurang dari lima menit itu, saya memikirkan perkataan beliau hingga hari ini.
Menilik kembali cita-cita dan hobi saya menulis yang mulai muncul sejak saya Sekolah Dasar, hasil karya saya memang lebih pada tulisan-tulisan fiksi yang berasal dari khayalan dan keinginan saya semata. Awalnya, saya berpikir bahwa “sesuatu yang ilmiah” itu sifatnya menciptakan buku-buku pengetahuan, menulis skripsi dan pedoman-pedoman pada bidang tertentu. Sejalannya perkembangan waktu, saya mulai berpikir untuk menuangkan “sesuatu yang ilmiah” itu tetap ke dalam bentuk fiksi. Karya pertama saya yang saya maksudkan untuk lebih ke filsafat ternyata gagal menurut pemandangan saya, sehingga saya tidak melanjutkan penerbitan buku tersebut, namun cerita-cerita dalam buku itu kemudian saya salin dan saya masukkan ke dalam blog saya dengan alamat http://jantifitri-allstories.blogspot.com. Kemudian buku kedua saya yang saya kerjakan hampir sepuluh tahun dengan revisi berkali-kali akhirnya mampu saya terbitkan pada Juli 2014. Buku kedua ini masih dalam karya fiksi, hanya saja saya mulai mengkaitkannya dengan pengetahuan ilmiah. Semenjak itu, saya selalu melakukan penelusuran mendalam sebelum saya menulis buku, baik itu buku fiksi maupun karya-karya ilmiah lainnya.
Dalam buku saya kali ini dengan judul “Laku Lelaku Nglakoni Lelakon” ini masih jauh dari buku filsafat yang saya impi-impikan, pada akhirnya, buku ini lebih bersifat pada buku motivasi yang saya harapkan dengan pengalaman-pengalaman nyata dari orang-orang yang ada di sekeliling kita, mampu memberikan motivasi pada diri kita dan memandang “penderitaan” yang saat ini sedang kita alami sebagai “proses” menuju pada “kesuksesan” yang sifatnya relatif.
Pengambilan judul yang menggunakan Bahasa Jawa ini dikaitkan dengan kearifan lokal yang sengaja saya ambil berdasarkan latar belakang budaya saya yaitu suku Jawa. Adapun istilah-istilah dalam bahasa Jawa akan saya deskripsikan hingga mendekati arti sesungguhnya pada istilah tersebut, hal ini berkaitan dengan luasnya cakupan bahasa suku (baik suku Jawa maupun suku-suku lain di Indonesia) yang sering sulit diartikan ke dalam bahasa Indonesia.  

Lebih lanjut, buku ini adalah penghargaan terbesar saya pada beliau Prof. Dr. Damardjati Supdjar yang sekaligus akan menjadi karya filsafat saya yang pertama. 

No comments:

Post a Comment